TEATER PATRI Menyampaikan Pesan-Pesan Kemanusiaan melalui Lakon “Distraksi” di Panggung Perfilman Usmar Ismail, Jakarta.

KEMAHASISWAAN

 

 

Lakon “Distraksi” merupakan hasil produksi kerjasama antara Teater Patri dan Laksmi. Dibawah naungan Organisasi tertua Syarikat Islam yang dikenali oleh mantan ketua Mahkamah Konstitusi Indonesia periode 2014-2019. Lakon “Distraksi” ini disutradari oleh Agustian selaku ketua Syarikat Islam regional DKI Jakarta.

 

Produksi ini juga melibatkan banyak pihak diantaranya :

  • Mahasiswa Magang PBSI UIN Jakarta
  • Teater Syahid
  • Bengkel Teater Rendra
  • Teater Elnama
  • Teater Rupa.

Lakon “Distraksi” menceritakan tentang kehidupan penduduk Negeri Tiga Matahari yang mempunyai mantra sendiri, yaitu

Hidup adalah raya. Sejatinya hidup untuk hidup sesungguhnya.

Raja Negeri Tiga Matahari Ialah Raja Ompi Lompi, seorang mesias atau orang jawa menyebutnya Ratu Adil, baginya sanjungan adalah racun.

Raja Ompi Lompi memiliki jejak warisan sebagai pewaris ideologis ajaran HOS Tjokroaminoto, seorang Guru Bangsa yang dimiliki negeri tetangga sebelah, maka tidaklah heran kalau di Negeri Tiga Matahari mempunyai prinsip-prinsip keutamaan pergaulan mengedepankan persamaan-persaudaraan-kemerdekaan.

Di balik negerinya yang dianugerahi nikmat ‘baldatun thayyib atun wa rabbun ghafur.’ Raja Ompi Lompi sesungguhnya rentan secara psikologis, ia selalu menyembunyikan rasa sakit dan perih, meratapinya dengan kesendirian. Ini bukan kontemplasi melainkan pengharapan dan menyesali masa lalu. Entah apa yang melatarbelakanginya. Tidak ada satupun orang mengetahui hal ini, kecuali Penyihir Merah yang dengan sengaja menyusup masuk ke istana dan memergoki Raja Ompi Lompi sedang meradang, lalu Penyihir Merah menemukan jalan untuk mengacaukan Negeri Tiga Matahari tentu dengan bekerja sama dengan Menteri Tong Tong yang berambisi berkuasa dan ingin menjadi raja. Sehingga terjadilah kekacauan di Negeri Tiga Matahari.

Lakon “Distraksi” ini dipentaskan oleh Teater Patri pada 20 November 2019 di Gedung Perfilman Usmar Ismail dalam rangka memperingati Syarikat Islam yang ke-114 Tahun. Lakon ini diadaptasi dari puisi Si Mimpi untuk Raja Ompi Lompi karya Novita Anggraini. (TA/NO)

 

Total Page Visits: 256 - Today Page Visits: 1