Sukses Potong Rambut Mahasiswa Dalam Kegiatan Pencairan KIP Hari Kedua

KEMAHASISWAAN

Pamulang –  Ada hal menarik saat pencairan dana KIP kuliah di hari kedua. Ya, mahasiswa wajib mematuhi kode etiknya sebagai mahasiswa. Salah satunya harus berpenampilan rapi dengan gaya rambut tidak gondrong. Bagi mahasiswa yang menyalahi kode etik, maka tidak diperkenankan untuk pencairan dana KIP kuliah. Termasuk pembagian dana KIP di hari kedua, ada salah satu mahasiswa yang berambut gondrong. Maka, tim kemahasiswaan Unpam langsung mengambil sikap dan memerintahkan untuk potong rambut terlebih dahulu.

Salah satunya Erros Evani Hasan, mahasiswa jurusan Sastra Indonesia semester 2. Menurutnya, alasan berambut gondrong karena memang menyukai gaya rambut panjang karena terlihat lebih keren. Namun juga merasa gaya tersebut memang terihat tidak rapih.

Erros Evani Hasan Sebelum Potong Rambut

“Saya suka style rambut panjang, kaya keren aja sih cuma memang terlihat ga rapih” Paparnya. Mahasiswa kelahiran  Jakarta, 03 juli 2001 ini juga mendukung program kampus untuk menyidak mahasiswa yang  menyalahi kode etik mahasiswa khususnya yang berambut gondrong.

“Iya pak, tentu mendukung program kampus ini. Memang terasa lebih rapi dan cocok juga” Ungkapnya.

Adanya bantuan dana KIP kuliah, sangat membantu bagi mahasiswa yang saat ini sudah menggunakan gaya rambut plontos ini.

Erros Evani Hasan Setelah Potong Rambut

“Perasaan saya sangat senang mendapat KIP dari kampus, karena dari bantuan KIP saya bisa membeli peralatan kampus seperti kemeja, celana, dan yang lainnya untuk persiapan offline nanti, dan membantu biaya ongkos saya dari Cengkareng ke Pamulang suatu saat offline nanti. Saya Senang bisa masuk Unpam, nambah teman baru yang asik-asik orangnya. Terus dosennya juga asik-asik, dan unpam juga memberi mahasiswanya bantuan dana KIP. Semoga seluruh mahasiswa Unpam terus berpertasi dalam akademik maupun non akademik. Ungkapnya.

Total Page Visits: 113 - Today Page Visits: 1