Pendalaman Materi XV dan Pengabdian Kepada Masyarakat MPA Archa Buana

KEMAHASISWAAN

Pendalaman Materi adalah kegiatan kealaman yang dilakukan MPA Archa Buana Universitas Pamulang untuk mengaplikasikan materi yang yang telah diberikan. Kegiatan tersebut haruslah diikuti oleh para anggota muda yang sedang menjalani jenjang pendidikan di MPA Archa Buana sebagai syarat untuk menjadi anggota madya. Seluruh materi yang diaplikasikan berdasarkan pada divisi setiap yang ada, seperti Gunung Hutan, Panjat Tebing, Lingkungan hidup, dan Arung jeram.

Kegiatan pendalaman materi angkatan angkatan XV Cahaya Tirta Salaka dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus s/d 5 September 2020 dibeberapa lokasi, yaitu Sungai Cianten, Tebing Klapanunggal, dan Gunung Kencana. Kegiatan pendalaman materi angkatan XV dihadiri oleh seluruh panitia yang terdiri dari pengurus dan anggota muda berkumpul di Sekretariat MPA Archa Buana untuk melaksanakan upacara pelepasan yang dihadiri oleh anggota MPA Archa Buana dan Pembina MPA Archa Buana Bpk. Dadang Sumarna S.H.,M.H.

Tim Archa Buana dengan Tim Arkadia UIN Jakarta

Sungai Cianten menjadi lokasi pertama pendalaman materi angkatan XV. Disana anggota muda mengaplikasikan materi divisi arung jeram, seperti fortaging dan safety talk. Setelah itu, anggota muda melakukan pengarungan mulai dari tutul sampai camp aligator. Dalam pengarungan, anggota muda melakukan aplikasi teknik dayungan awak dan skipper, teknik pembacaan jeram, renang jeram, flip-flop, self rescue, dan penyelamatan di air. Seluruh Anggota Muda melakukan aplikasi penyelamatan dan penggunaan perahu di sungai dan pengarahan dalam bila terjadi situasi terburuk.

Kemudian Tim melanjutkan perjalanan menuju ke daerah Klapanunggal Bogor Jawa Barat , Tebing Klapanunggal terletak di daerah Klapanunggal Bogor Jawa barat. Tebing ini menjadi lokasi untuk pengaplikasian materi divisi Panjat tebing / rock climbing.Sesampainya di tebing klapanunggal tim melakukan observasi dan orientasi medan untuk melakukan pergerakan selanjutnya. Setelah tim mendapatkan data dari observasi dan orientasi medan, tim bergerak melakukan penanaman disekitar tebing Saripin Klapanunggal yang bertujuan untuk penghijauan, Diharapakan penanaman ini dapat berdampak baik untuk ekosistem lingkungan yang hampir hancur oleh penambangan batuan Karst dan masyarakat sekitar tebing.Usai dilakukan penanaman tim melakukan SRT atau Single rope technique yaitu teknik menitih tali tunggal dengan menggunakan frog ride system atau jongkok berdiri. Kemudian pengaplikasian materi frree climbing yang terdiri dari; Sport climbing yaitu teknik pemanjatan dengan memasang tali karmantel ke runner yang telah terpasang dan top rope yaitu teknik pemanjatan tanpa perlu memasang tali karmantel ke runner yang telah disediakan, dan artivicial climbing yaitu teknik pemanjatan yang memanfaatkan alat yang sudah teruji untuk menambah ketinggian.

Hari berikutnya setelah selesai kegiatan di tebing Saripin Klapanunggal tim bergerak menuju Desa Sinar Jaya, Kec. Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk pendakian menuju Gunung Kencana. Sesampainya tim di lokasi Desa Sinar Jaya mereka menuju titik pertemuan dan peristirahatan di rumah penduduk yaitu mang Iwan. Lalu mereka observasi lingkungan dan sosialisasi pedesaan, selesai dai observasi tim mengumpulkan warga dan anak – anak untuk melakukan kegiatan Edukasi & penanaman bersama warga desa Sinar Jaya, kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan Edukasi dan Penanaman, target kegiatan pengabdian ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat sekitar tentang penting menjaga alam sekitar untuk kehidupan masa depan karena manusia berdampingan dengan alam, mulai dari bernafas, makan, minum. Manusia membutuhkan alam ini. Antusias warga dan anak – anak di desa tersebut menambah meriahnya kegiatan ini tawa, canda anak – anak ini menghapus lelah semua tim yang telah melakukan kegiatan berat selama 5 hari kebelakang.

Pada hari berikutnya, panitia baru mendaki gunung Kencana. Sebelum melakukan pendakian, panitia pamitan terlebih dahulu kepada pemilik rumah dan berterima kasih karena telah diizinkan menginap di kediamannya. Saat pendakian, anggota muda melakukan aplikasi divisi Gunung Hutan yaitu resection dan intersection di area persawahan dan situ rawa gede yang sudah mendekati dengan pintu rimba. Selesai melakukan aplikasi resection dan intersection, panitia melanjutkan pendakian lagi menuju camp satu untuk mendirikan safety camp, melakukan aplikasi mobile transit dan halang rintang.

Kemudian dilanjutkan dengan pengaplikasian materi divisi Lingkungan Hidup. Seperti analisa air, analisa vegetasi, dan herbarium di sekitar area safety camp. Untuk analisa air menggunakan tiga metode, yaitu analisa air fisik, kimia, dan biologis. Untuk analisa vegetasi menggunakan metode line intersep. Dan untuk aplikasi materi herbarium, sampel yang dipakai adalah sampel yang diambil pada saat analisa vegetasi. Hasil dari aplikasi Divisi lingkungan hidup analisa air yang dilakukan di sumber air Gunung Kencana. Analisa secara fisik ph airnya 7,6 air tersebut dapat di konsumsi karena air tersebut tidak berbau dan tidak berwana , untuk analisa air Kimia ph airnya 6,3 air tersebut tidak dapat di konsumsi karena air tersebut berbau menyengat, berwarna keruh dan ada endapan di dalamnya, dan analisa air Biologis ph airnya 7,4 air tersebut dapat di konsumsi karena air tidak berbau dan tidak berwarna. Hasil dari analisa vegetasi yang telah di amati rata – rata berdominasi tumbuhan pakis dan rumput yang tegolong dalam sosiabilitas V (populasi murni), dan vitalitas II (sering lengkap tapi tidak teratur), semua tumbuhan melakukan fotosintesis.

Setelah selesai mengaplikasikan materi di gunung Kencana, panitia beristirahat di safety camp yang telah mereka dirikan. Setelah beristirahat, kemudian dilanjutkan dengan packing alat. Mulai dari alat pribadi, alat aplikasi, hingga safety camp. Seusai packing dan memastikan tidak ada barang yang tertinggal, panitia langsung bergegas meninggalkan area camp dan kembali ke sekretariat MPA Archa Buana.

Dengan dilaksanakannya upacara pelantikan untuk mengesahkan anggota muda menjadi anggota madya, menandakan selesainya kegiatan pendalaman materi angkatan XV Cahaya Tirta Salaka tahun 2020. Dengan ini kami berterima kasih kepada seluruh pihak – pihak yang telah membantunya kegiatan ini agar terlaksana dengan baik dan lancer. (Siska/Lidi – sento)

Total Page Visits: 64 - Today Page Visits: 1