Pandemi Tidak Menjadi Halangan bagi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang untuk Berprestasi

KEMAHASISWAAN

Pamulang – Penciptaan puisi buka merupakan hal yang mudah. Disampaikan oleh Fika Rahmanita, S.Pd., M.M selaku dosen Pembina Kemahasiswaan Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang, bahwa “proses penciptaan puisi dilakukan dengan pencarian ide, merenungkan dan menafsirkan, penulisan dan revisi atau perbaikan memerlukan cukup menyita waktu, namun Rizki Octa Saputra dapat menyelesaikannya dengan baik.”

Peserta Lomba Cipta Puisi Matematika Tingkat Nasional

 

Penciptaan puisi memerlukan proses dalam melakukan pencarian ide. Pencarian ide biasanya dilakukan penulis dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber melalui bacaan, pengamatan sampai dengan mencoba merasakan terjadinya sebuah peristiwa maupun pengalaman pribadi seseorang, sosial masyarakat maupun universal berupa kemanusiaan dan ketuhanan. Setelah menentukan ide, penulis kemudian menentukan masalah, gagasan dan tema yang akan diangkat lalu merenungkan dan menafsirkannya hingga kemudian menuliskannya. Proses penulisan menguras energi kreatifitas, intuisi, imajinasi dan pengetahuan serta pengalaman penulis dalam menuangkannya pada kata maupun kalimat yang tepat dan indah sehingga memberikan makna, membentuk, tersusun dan terbaca sebagai sebuah puisi. Puisi yang telah diciptakan tersebut kemudian dilakukan perbaikan atau revisi kembali dengan melakukan pembacaan ulang terhadap puisi yg telah diciptakan. Diperlukan dan kejelian untuk mengoreksi rangkaian kata, kalimat, baris, bait, sangat dibutuhkan.

Rizki Octa Saputra Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Unpam

Namun proses ini berhasil dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang yang bernama “Rizki Octa Saputra” yang telah berhasil menorehkan prestasinya pada lomba penciptaan puisi matematika tingkat nasional yg diadakan Hima Universitas Sriwijaya. Pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan bagi Rizki dalam produktif berkarya.

“Bagi saya pandemi covid-19 tidak menghalangi saya untuk terus belajar. Kesibukan perkuliahan online ini justru saya manfaatkan dengan sengaja mencari informasi lomba di internet,” begitu Rizki sampaikan.

Sertifikat Penghargaan atas Prestasi Yang diraih

Perlombaan ini diikuti olehnya pada bulan Oktober ini hingga akhirnya pada tanggal 31 Oktober 2020 diketahui bahwa dirinya berhasil meraih Juara Harapan 2 pada lomba penciptaan puisi matematika yang diadakan oleh Universitas Sriwijaya. Rizki berhasil mengalahkan sekian banyak peserta dari berbagai Universitas di Indonesia.

 

Total Page Visits: 90 - Today Page Visits: 1