MPA ARCHA BUANA MENGIRIMKAN DELEGASI LATIHAN GABUNGAN ARUNG JERAM MAPALA SE – JABODETABEKA

KEMAHASISWAAN

Leuwiliang, kabupaten bogor Jawa Barat (28-11-19)

Divisi Arung Jeram MPA Archa Buana Universitas Pamulang melakukan latihan gabungan atau simulasi River Camp untuk menambah materi dan wawasan dalam medan sebenarnya.

Delegasi yang di kirim terdiri dari Ilman wijaya kusuma (Tompe), dan Riki Ramadhan (Lesgo). Kegiatan ini dilakukan selama 4 hari, terhitung sejak tanggal 28 November 2019 – 01 Desember 2019. Lokasi yang di pilih untuk latgab tersebut terletak di PLTA Karacak, Leuwiliang, kab Bogor.

kegiatan river camp atau latihan gabungan arung jeram yang di ikuti kurang lebih 27 mapala se jabodetabeka, dengan di ketuai oleh saudara Maris (Biyut) Arkadia Uin Jakarta,

Yg memiliki rute dari PLTA Karacak – PDAM Leuwiliang – Sengkol – Cidokom.

Dengan jumlah perahu yang di turunkan 7 Perahu dan jumlah awak sebanyak 38 Orang.

Kemudian kita melakukan istirahat dengan mendirikan camp di PDAM Leuwiliang dan Sengko.

Kegiatan simulasi river camp ini terdiri dari pemberian materi kelas dan praktek secara langsung dengan Medan di lapangan…

Materi yg di sampaikan tersebut meliputi:

1. Morfologi/karakteristik sungai, bertujuan agar peserta dapat memahami segala sesuatu yg ada di sungai dan menambah pengetahuan tentang bentuk terjadinya jeram di sungai

2. Standar equipment rafting, bertujuan agar peserta dapat memahami peralatan yg dibutuhkan untuk berkegiatan arung jeram

3. Teknik berenang jeram(self rescue), bertujuan agar peserta dpat mengaplikasikan teknik berenang aktif dan berenang pasif ketika berada di sungai

4. Dayungan (awak/skipper), bertujuan agar peserta dapat menerapkan cara mendayung yg benar ketika didalam perahu

5. Safety talk and river signal, bertujuan agar peserta dapat mempraktekkan dan memahami komunikasi lapangan dengan menggunakan tangan,dayung,dan peluit.

6. Scouting (read and run), bertujuan agar peserta dapat membaca rintangan dan jalur sungai yg dilakukan dari pinggir sungai ataupun sbelum melalui jeram yg akan di lewati.

7. Manajemen packing di perahu, bertujuan agar peserta dapat memahami cara mengemas peralatan kedalam perahu ketika akan melakukan flying camp.

 

Mapala – mapala yg ikut serta dalam kegiatan river camp yaitu:

1. Palaba (STIE Bhakti Pembangunan)

2. Mapar (Universitas Nusa Bangsa)

3. Mapala archaeopteryx ( Universitas Suryadarma)

4. Archaeopteryx (Universitas Suryadarma)

5. Mapala gempa (Universitas Banten Jaya)

6. C’mara buana (Universitas Kristen Indonesia)

7. Wapalapa (Universitas Pakuan)

8. Ppal wanachala (Universitas Katholik Indonesia)

9. Kapal baja (Universitas Bhayangkara Jakarta)

10. Mapasat (Universitas Sapta Taruna)

11. C’mara Buana  (Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia)

12. Nusapala (Institusi Bisnis Nusantara)

13. Mapala kesatuan (STIE Kesatuan)

14. Bimapala (Universitas STIKOM Bina Niaga)

15. KPA arkadia (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)

16. Marpala ubk (Universitas Bung Karno)

17. MPA Archa Buana( Universitas Pamulang)

18. Mapa Gunadarma (Universitas Gunadarma)

19. Patuha (Uhamka)

20. Krisnapala (Universitas Krisnadwipayana)

21. Natural forum (STIE SEBI)

22. Marepal (Universitas Respati Jogjakarta)

23. Bimover (IBI Kwik Kian Gie)

24. Stacia (Universitas Muhammadiyah Jakarta)

25. Dharmapala- (APP)

26. Nusapala (Institut Bina Nusantara)

27. Mapar (Universitas Nusa Bangsa)

editor : Lina Karlina (Kares)

Total Page Visits: 296 - Today Page Visits: 1