MAHASISWA PECINTA ALAM ARCHA BUANA UNIVERISTAS IKUT SERTA DALAM PELATIHAN PPGD (PERTOLONGAN PERTAMA GAWAT DARURAT) DAN RJPO (RESUITASI JANTUNG, PERNAPASAN, DAN OTAK

KEMAHASISWAAN

Pada hari Sabtu tanggal 05 Juni 2021, Mahasiswa Pecinta Alam Archa Buana Universitas Pamulang mendelegasikan Anggotanya yang berjumlah 4 orang terdiri dari Dede Rukmana “Gotun”, Pratama “Sober”, Hendra Manalu “Dante”, dan M Arif Budiman “Tade” untuk mengikuti pelatihan PPGD dan RJPO yang diselenggarakan di Desa Cisadon, Bogor, Jawa Barat. Tim berangkat pada hari sabtu pukul 01.20 Am dan sampai di daerah megamendung pada pukul 03.10 Am, jalur perjalanan untuk sampai di Desa Cisadon itu melewati daerah Megamendung. Setelah dari Megamendung masuk kearea pedesaan yang memiliki jalur yang sangat sulit untuk dilewati kendaraan bermotor biasa, karna memiliki medan yang terjal serta jalanan batu dan tanah yang rusak. Daerah ini memang biasa digunakan untuk tempat olahraga offroad seperti motor cross dan mobil jeep.

Kami tiba di kampung Awan pukul 04.40 Am, Kampung yang tidak jauh dari Desa Cisadon sekitar 10 Km lagi untuk sampai di Desa Cisadon. Kami beristirahat terlebih dahulu untuk menunggu matahari terbit. Pada pukul 06.30 Am baru kami melanjutkan perjalanan dan tiba di Desa Cisadon pada pukul 07.50am, Desa ini adalah desa paling ujung dan hanya di huni sekitar 20 kepala keluarga. Desa ini memang dijadikan tempat basecamp nya para komunitas penggiat olahraga offroad, karna memang untuk sampai desa ini harus melewati jalan yang begitu sulit biasa dipakai untuk jalur motor cross.

Kami mengikuti pelatihan yang diadakan oleh IMI DKI Jakarta yang mengundang pemateri/pelatih dari KEMENAKER yaitu Yanto Purwono, S.kom., CPIR, CPHR (first aieder KEMENAKER). Materi yang disampaikan berupa PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) yaitu teknik balut membalut dan teknik bidai yang biasa digunakan untuk menolong korban kecelakaan, pertolongan pertama yang harus dilakukan sebelum tenaga medis datang. Adapula Materi RJPO (Resuitasi Jantung, Pernapasan, dan Otak) yang dilakukan pada saat korban mengalami kecelakaan yang mengakibatkan henti nafas dan henti jantung. Pertolongan ini dilakukan untuk menambah kemungkinan korban selamat dari kematian sebelum tenaga medis datang dengan menggunakan teknik dan tahapan RJPO yang sesuai dengan regulasi yang ada

Kegiatan Pelatihan ini dihadiri oleh BPBD Bogor, KEMENAKER, serta beberapa komunitas Rescue seperti Rescue Combat, IMI. Dan organisasi Pecinta Alam. Setelah selesai mengikuti pelatihan ini kami kembali pulang ke Sekretariat MPA Archa Buana dengan Ilmu dan Keahlian baru yang bisa kami terapkan di Organisasi kami.

Salam Lestari,

Archa Buana, JAYA!

Total Page Visits: 274 - Today Page Visits: 2