Kajian dan Akademis HIMA FH Siaran Pers

LEMBAGA KEMAHASISWAAN & ALUMNI (LKA)

“Aparat Penegak Hukum Kurang Humanis saat Melakukan Penertiban Masyarakat melalui Peraturan PPKM”

Sejak di umumkannya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali pada Rabu, 1 Juli 2021. Peratutan yang diberlakukan mulai 03-20 Juli tersebut telah menuai berbagai pro dan kontra di masyarakat, meskipun aturan PPKM ini diberlakukan untuk mengurangi laju penyebaran covid-19 karena semakin meningkatnya kasus akhir-akhir ini. Namun bagi sebagian masyarakat yang menggantungkan penghasilannya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan merasa berat hati menerima diberlakukannya aturan PPKM tersebut. Karena mereka khawatir dengan diberlakukannya PKKM kondisi ekonominya justru semakin sulit dan tidak terpenuhinya kebutuhan sehari-hari.

Disisi lain terkait dengan penegakan aturan PPKM yang dilakukan oleh aparat dijalanan dinilai banyak yang memakai cara yang non-Humanis ketika sedang menjalankan tugasnya, salah satu contohnya adalah Shofwan, pedagang angkringan yang terjaring razia oleh petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kecamatan Pamulang Minggu malam, (18/07) saat petugas melakukan penertiban di jalan siliwangi, pondok benda.

Shofwan yang terjaring razia sempat melakukan perdebatan dengan petugas Satpol PP diduga karena salah satu petugas ada yang membentak rekan perempuannya, kemudian berlanjut dengan dugaan adanya intimidasi yang dilakukan oleh salah satu petugas dengan mengatakan “jika permasalahan tersebut sampai naik kemedia maka pemilik angkringan akan dibawa oleh petugas”.

Merujuk kepada surat edaran Mendagri NOMOR 440/3929/ SJ tentang penertiban pelaksanaan PPKM dan Percepatan Pemberian Vaksin Kepada Masyarakat pada point 2 memerintahkan kepada setiap jajaran Satpol PP untuk melakukan tugas dengan langkah-langkah profesional, humanis dan persuasif.

Artinya tindakan refresif ataupun koersif adalah langkah yang paling akhir untuk digunakan dan itupun dengan catatan “jika perlu dilakukan”. Dalam hal penegakan aturan dijalan oleh petugas harusnya sesuai dengan aturan dan juga menggunakan langkah-langkah yang baik dan penuh pengayoman agar masyarakat bisa mengerti dan satu paham dengan aturan yang sedang berlaku.

Total Page Visits: 158 - Today Page Visits: 2