EKSPEDISI PANJAT TEBING, DI TEBING SPIKUL JAWA TIMUR

KEMAHASISWAAN

Trenggalek, Jawa Timur ( 22-09-2019 ) Tim Anggota Muda Divisi Panjat Tebing MPA Archa Buana melakukan Ekspedisi di Tebing Tertinggi ke 2 di Pulau Jawa, yaitu Tebing Spikul, Desa Watuagung, Kec.Watulimo, Kab.Trenggalek Jawa Timur. Pada Titik Koordinat BT 111º12’22” dan LS 08º42’53”. Merupakan  Tebing dengan bebatuan Andesit yang mempunyai ketinggian lebih dari 250 Meter dari permukaan tanah.

 

Tim Ekspedisi Panjat Tebing Sepikul melakukan Aplikasi Panjat Tebing diantara lain yaitu, Sport Climbing, Artificial Climbing, Top Rope, Single Rope Teknik, Teknik Angkat Beban, High Camp, dan Vertical Rescue. Perjalanan Ekspedisi ini memakan waktu selama 11 hari dari 22-09-2019 sampai 02-10-2019 dan ditempuh melewati jalur darat dengan menggunakan Kereta api dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Tulungagung. Disekitaran Tebing ini Tumbuhan yang kami temui yaitu pohon kelapa, cengkeh, jagung, yang merupakan perkebunan milik warga dan terdapat hewan seperti burung alap-alap, ulet bulu, laba-laba, toke, dan kera.

Menurut cerita Dongeng yang Tim Ekspedisi dapat dari warga sekitar, terdapat seorang yang bernama Pamong Pondrowoyo merupakan tokoh pewayangan baratayudha. Jadi Pamong Pondrowoyo memikul banyak bahan makanan, kemudian sampai dikecamatan watulimo, desa watuagung pikulan tersebut patah yang mengakibatkan keranjang yang dipikul jatuh dan menancap di tower 1 dan satunya lagi menancap di tower 2 sehingga dinamakan tebing sepikul, yang artinya satu pikulan.

Puncak tebing Sepikul terdapat batu yang bernama Dimaran, konon dipercaya oleh warga sekitar jika ada seseorang yang meludah atau berbuat tidak sopan disekitar batu tersebut akan tersesat, ketika tersesat disana kita harus menyapu disekitaran batu, karena batu tersebut berupa petilasan.

Sudah sejak lama Tebing Sepikul dikunjungi oleh pemanjat, menurut bapak Kamidi yang merupakan warga asli desa watuagung tebing ini pertama dipanjat pada tahun 1986 oleh anak-anak dari SMA 46 Jakarta. dan untuk jalur pemanjatan dibuat pada tahun 1988 oleh FPTI Jawa Timur. Tetapi dari narasumber yang lain mengatakan tebing ini dipanjat pertama kali oleh Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Pada tahun 1981 sehingga belum dipastikan siapa yang pertama kali memanjat di Tebing Sepikul ini.

Tebing ini juga biasa dijadikan Tempat acara Pengibaran bendera Merah Putih saat peringatan hari Pramuka dan Hari Kemerdekaan Indonesia sejak 1998 oleh kalangan Komunitas, Pemerintah, dan Universitas.


Aplikasi Sport Climbing.

Aplikasi Artificial Climbing

Aplikasi Top Rope.

Aplikasi Vertical Rescue.

Aplikasi Single Rop Teknik.

Aplikasi Hanging Belay.

Aplikasi High Camp.

Created : Muhammad Zidan Alrahdi (Geser).

Total Page Visits: 237 - Today Page Visits: 3