Antusiasme Mahasiswa Unpam dalam Pencairan Dana KIP (Kartu Indonesia Pintar)

KEMAHASISWAAN

Pamulang –  Penantian mahasiswa yang mendapatkan KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar) akhirnya datang juga. Ya, hari ini merupakan hari pertama pencairan dana KIP. KIP sendiri merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan kata lain, KIP sangat membantu bagi mereka yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, namun memiliki keterbatasan ekonomi. KIP kuliah pun, menghidupkan kembali asa dan cita-cita anak bangsa untuk menjadi seorang sarjana.

Kartu Indonesia Pintar Kuliah

Dalam rangka mengikuti protokol kesehatan (menghindari keramaian dan kerumunan) pencairan dana KIP dibagi dalam 5 hari. Pada hari ini, dari total 535 mahasiwa yang mendapatkan KIP, sebanyak 106 mahasiswa yang dipanggil untuk pencairan dana KIP. Sedangkan sisanya, dibagikan pada 4 hari berikutnya. Kegiatan ini diselenggarakan mulai pukul 09.00  di ruang rektorat Unpam dihadiri oleh mahasiswa penerima KIP,  pihak Bank mandiri, dan juga Tim kemahasiswaan Unpam yang terdiri dari Bu Cornelia dan Bu Derita dan juga  Bu Deiz (Staff rektorat Unpam) yang membantu para mahasiswa untuk mengisi data dari pihak Bank Mandiri.  Seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan ini, diwajibkan menggunakan masker dan hand sinitizer. Begitu pula dengan posisi duduk menggunakan jarak fisik yang sesuai dengan aturan protokol kesehatan (social distance).

Pembagian Dana KIP Diikuti dengan Protokol Kesehatan

Tidak sedikit mahasiswa Unpam yang terbantu dengan adanya bantuan dana KIP ini. Salah satunya dirasakan oleh  Abhirama Arrassyid Dirgantara, mahasiswa jurusan Sastra Inggris. Menurutnya, bantuan dana KIP kuliah telah melepaskan beban dan pikiran dari biaya kuliah.

“Alhamdulillah, sangat senang karena bisa melepas beban untuk memikirkan biaya kuliah.  Untuk saat ini, saya sangat terbantu dengan para staf kampus dalam urusan akademik maupun non-akademik. Terlebih karena dapat kampus baru Viktor, jadi bisa lebih proud kalau ditanya kuliah di mana. Pesan saya untuk seluruh mahasiswa Unpam perjuangan belum selesai, kalau belum selesai, jangan ada yang berhenti sebelum ada hasilnya” Papar mahasiswa yang lahir di Bandar Lampung tersebut.

Begitu juga dirasakan mahasiswa lainnya, seperti Andynah Vasdara Tyas Kheysta salah satu mahasiswa Unpam asal Bogor yang merasa senang dan bersyukur bisa mendapatkan KIP kuliah.

“Rasanya mendapatkan KIP, senang alhamdulillah dan bersyukur dengan adanya KIP biaya kuliah bisa terbantu. Menjadi mahasiswa Unpam itu enak. Dosennya juga baik dan ngebantu mahasiswanya” Papar mahasiswi yang lahir pada tahun 2000an tersebut.

Total Page Visits: 63 - Today Page Visits: 1